“Membantu usaha lebih cepat berjalan dengan proses perizinan yang lebih terarah.” || “Pendampingan untuk membantu usaha memenuhi ketentuan lingkungan dan menghindari potensi teguran.” || “Proses perizinan lingkungan lebih tertata, jelas, dan mengurangi risiko revisi berulang.” || “Dapatkan konsultasi gratis untuk mengetahui kebutuhan perizinan lingkungan yang sesuai dengan usaha Anda.”
Apakah perizinan usaha Anda masih belum lengkap? Atau dokumen yang dimiliki sudah tidak sesuai dengan kondisi usaha saat ini? Konsultasikan kebutuhan perizinan lingkungan usaha Anda bersama tim kami secara gratis.

Formulir Kuesioner UKL-UPL

Mau mengurus UKL-UPL tapi bingung harus mulai dari mana? Salah satu tahap penting yang sering bikin pelaku usaha garuk-garuk kepala adalah mengisi formulir kuesioner UKL-UPL. Padahal, dokumen ini jadi dasar penyusunan dokumen lingkungan dan bisa mempercepat proses perizinan kalau diisi dengan tepat. Yuk, kenali lebih dalam tentang apa saja isi kuesioner UKL-UPL, kenapa penting, dan tips mengisinya biar gak salah langkah!

Elemen penting agar sebagai konsultan, kita bisa membantu pemrakarsa menyusun dokumen UKL-UPL secara lebih lengkap dan efisien.

Penambahan difokuskan pada:

  • Aspek teknis lingkungan

  • Aspek administrasi

  • Aspek pelaporan & monitoring


πŸ“‹ Formulir Kuesioner UKL-UPL (versi final revisi + tambahan untuk konsultan)


A. Informasi Umum

  1. Nama Pemrakarsa / Pelaku Usaha

  2. Alamat Lokasi Usaha / Kegiatan

  3. Jalan, Kelurahan/Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota

  4. Batas-batas Lokasi Usaha

    • Utara:

    • Timur:

    • Selatan:

    • Barat:


B. Sumber Daya

  1. Sumber Air yang Digunakan

    • ☐ Sumur bor

    • ☐ PDAM

    • ☐ Air tangkian

    • ☐ Lainnya: _______

  2. Kebutuhan Air Bersih per Hari (Liter)

  3. Kegiatan yang Membutuhkan Air + Estimasi Kebutuhan (Liter/Hari)

  4. Jumlah Tenaga Kerja

    • Laki-laki:

    • Perempuan:

  5. Sumber Energi

    • PLN (Daya): ____ Watt

    • Genset (Jika ada): ____ kVA

    • Sumber lain (solar panel, dll): _______


C. Deskripsi Kegiatan

  1. Jenis dan Deskripsi Kegiatan Usaha

  2. Alur Proses Produksi / Operasional

  3. Upload Diagram Alir / Flowchart (jika ada)


D. Informasi Lingkungan Sekitar

  1. Jenis Aktivitas di Sekitar Lokasi

  • Pasar, sekolah, perkantoran, rumah ibadah, dll + jarak (meter atau km)


E. Pengelolaan Sampah

  1. Jenis Sampah

  • ☐ Sampah rumah tangga (organik)

  • ☐ Sampah kering / kemasan

  • ☐ Sampah pasar

  • Estimasi persen tiap jenis:

  1. Pengelolaan Sampah

  • Apakah bekerja sama dengan pihak ketiga?

  • Sistem pengangkutan & penanganan: _______


F. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

  1. Sumber Limbah B3

  • ☐ Kegiatan Medis

  • ☐ Industri

  • ☐ Lainnya: _______

  1. Jenis Limbah B3

  • ☐ Limbah cair

  • ☐ Limbah padat

  • ☐ Limbah medis

  1. TPS Limbah B3 (jika ada)

  • Ukuran:

  • Lantai:

  • Atap:

  • Ventilasi:

  • Kamera:

  • Upload:

    • ☐ Tampak depan

    • ☐ Potongan bangunan


G. Tata Ruang & Pengembangan

  1. Upload Siteplan (Lama dan Rencana Pengembangan)

  2. Rincian Penggunaan Ruang (Existing vs Rencana Pengembangan)

    • Kantor, gudang, ruang hijau, fasilitas umum, dsb

  3. RTH (Ruang Terbuka Hijau) – Luas & Persentase dari Total Lahan

  4. Jalan akses – kondisi, lebar, status kepemilikan


H. Operasional & Tenaga Kerja

  1. Jumlah Tenaga Kerja

  • Laki-laki

  • Perempuan

  • Tenaga kerja tetap vs kontrak

  1. Waktu Operasional Usaha

  • Hari aktif:

  • Jam operasional:


I. Struktur Organisasi & Manajemen Lingkungan

  1. Struktur Organisasi Usaha

  • Posisi pengelola lingkungan dalam struktur

  • Apakah ada divisi lingkungan khusus?

  1. Kontak Penanggung Jawab Lingkungan


J. Pembiayaan

  1. Rencana Investasi IPAL

  • Estimasi biaya (tidak termasuk tanah & bangunan)

  • Sudah tersedia atau masih rencana?


K. Legalitas & Dokumen Pendukung

  1. Status KKPR/KRK

  2. Dokumen Legalitas

  • Perorangan: ☐ KTP, ☐ NPWP

  • Badan Usaha: ☐ Akta Pendirian, ☐ SK Kemenkumham

  1. OSS & Sertifikasi Standar

  • Status sertifikat standar OSS

  • NIB (Nomor Induk Berusaha)

  1. Perizinan Tambahan (jika ada)

  • ☐ Andalalin

  • ☐ Izin IPLJ

  • ☐ MOU transporter limbah

  1. Genset > 500 kVA?

  • Jika ya, ☐ SLO harus dilampirkan


L. Kepemilikan Lahan

  1. Upload Sertifikat Lahan

  2. Surat Pernyataan Hubungan jika Nama Berbeda dengan Pemohon

  3. Status Perolehan Lahan (beli, sewa, hibah, dll)


M. Lampiran (Opsional)

  1. Upload dokumen berikut jika tersedia:

  • ☐ AMP Lama

  • ☐ Siteplan terbaru legalisir

  • ☐ Surat rekomendasi instansi

  • ☐ Foto kegiatan dan lokasi

  • ☐ Dokumen pendukung lainnya: _______


πŸ“Œ Catatan untuk Konsultan:

Untuk mempermudah penyusunan dokumen UKL-UPL, pastikan:

  • Semua jawaban dilengkapi data kuantitatif (liter/hari, m², kWh, dll)

  • Dokumen pendukung dalam bentuk .pdf / .jpg / .png

  • Jika ada ketidaksesuaian data, tanyakan ulang kepada pemrakarsa

  • Cantumkan kontak teknis agar bisa dihubungi saat proses verifikasi

  • Evaluasi apakah skala usaha masuk UKL-UPL atau wajib AMDAL 

Posting Komentar